Sabtu, 21 Mei 2011

KARENA KAMU ADALAH BATU BATA TERBAIK PERADABAN...

Untukmu para syahidah tangguh..
Perindu syahid....
yang kini meski terseok-seok ku melepas mu..
namun di persimpangan nanti..kan kutemui bahagia..
sebab ku kan melihat mu telah berhasil membangun negeri..
Jika, harus ku meronta kemarin...
mungkin kan ku lakukan..
Namun ku tahu di setiap pertemuan pasti ada perpisahan..
Mungkin Engkau kan bertanya...
Mengapa harus berpisah ketika
semua tlah tejadi..
Di rumah inilah kita membangun cinta..
memahami persaudaran..
berbagi duka, canda...
Meski perjuangan itu harus tertatih kta lakukan..
untuk membuatnya begitu berasa di jiwa..
akan arti persaudaraan..
kini, ku melepasmu...bukan berarti tak sayang..
dan melupakan mu...
namun, ku tahu Engkau tlah ditempa, di bina, di asah hingga..
Kini Engkaulah sang penerus..meski
bukan bersamaku..di lain tempat dan suasana..
Engkaulah batu bata peradaban..
Mereka di sana membutuhkan ulUran tangan perkasa mu...
MAka...hadapilah dengan semangat yang membara..
Buktikan pada semua...Engkau mampu...
Wahai...Wanita penerang dunia
La..Tahzan
Kita berpisah hanya sementara
dalam hitungan malam, hari, bulan..
Tak inginkah engkau?..
Perpisahan kini..akan berbuah pertemuan abadi di akhirat..
Jika pada akhirnya kita jua kan berpisah melalui maut..
mengapa kita tak sanggup kini...
maka bersabarlah..
Allah sedang memperdagangkan syurgaNYA untuk kta...
maka siapa yang berani membelinya..
MEREKALAH...
BATU BATA TERBAIK PERADABAN..
Di sini bukan akhir cerita kita..
tapi awal episode...terbaru...dari kehidupan..
Bayangkanlah...pejuang..
takkan terasa kalau selama ini perjuangan kita tlah menoreh hasil..
Jika..kita tak berpisah...
Sebab ladang dakwah terhampar luas tak berbatas dinding..
dan tugas kita hanya menyemainya di mana kita berada...
ini semua ku lakukan..
KARENA ENGKAU BATU BATA TERBAIK PERDABAN....

                                                                                                                           Relung jiwa, Mei 2011

                                                                                                                             Dyah A.,Bm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar